KONTAN.CO.ID - Depok, 10 Oktober 2026 – Yayasan Mochamad Thohir (YMT) bersama Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) dan berbagai mitra menghadirkan Serambi Kuliner At-Thohir, sebuah kawasan kuliner terbuka bagi masyarakat untuk menikmati beragam sajian sekaligus menjadi ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang.
Peluncuran Serambi Kuliner At-Thohir ditandai dengan tabuhan rebana bersama oleh Ketua Umum YMT Giovanna Aanisa Thohir (tengah), Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah (kelima dari kanan), Dewan Pengawas YMT Budi Bowoleksono (kelima dari kiri), Ketua YABN Zuraida Murdia Hamdie (keempat dari kiri), bersama jajaran perangkat daerah Provinsi Jawa Barat dan Kota Depok, mitra perusahaan, Yayasan Kitabisa, Salam Setara Foundation, serta jajaran pengurus Masjid At-Thohir. Peluncuran berlangsung di Plaza Masjid At-Thohir, Tapos, Depok, Jawa Barat, Sabtu (10/10). 
Hadir dengan tema “Cita Rasa Halal dalam Cahaya Keberkahan”, Serambi Kuliner At-Thohir menghadirkan 35 UMKM yang diharapkan tidak sekadar menjadi kawasan kuliner, tetapi juga bagian dari ekosistem At-Thohir yang mengedepankan prinsip halal, kualitas, dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengungkapkan,” Kehadiran Serambi Kuliner At-Thohir dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendukung pengembangan wisata halal di Kota Depok.”
Dalam kesempatan tersebut, Dewan Pengawas Yayasan Mochamad Thohir Budi Bowoleksono menyampaikan “Pengembangan kawasan kuliner bukan hanya mengenai penyediaan tempat makan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya untuk membuka ruang usaha, menciptakan kesempatan, dan mendorong kesejahteraan para pelaku UMKM,” Para pelaku UMKM juga mendapatkan program peningkatan keahlian dan kapasitas usaha melalui kolaborasi Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) bersama AlamTri, dan Yayasan Mochamad Thohir (YMT), dengan Yayasan Senyum Untuk Negeri (SUN) sebagai mitra pelaksana.
Ketua Umum Yayasan Mochamad Thohir Giovanna Aanisa Thohir menyampaikan dalam sambutannya "Pengembangan Serambi Kuliner At-Thohir tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas, tetapi juga pada penguatan kapasitas para pelaku UMKM. Melalui dukungan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), para pelaku UMKM mendapatkan pelatihan dan pendampingan usaha yang mencakup peningkatan kualitas produk, standardisasi rasa, resep, porsi, harga, dan kebersihan. 
Selanjutnya, pendampingan diperkuat dengan coaching clinic, mentoring, monitoring, dan evaluasi agar pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara konsisten. Harapannya, UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi dapat tumbuh dan semakin sejahtera secara berkelanjutan." Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku UMKM di kawasan Masjid AtThohir, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan konsistensi produk, kapasitas sumber daya manusia (SDM), pengelolaan usaha dan keuangan, serta profitabilitas. Melalui program ini, pelaku UMKM diharapkan mampu mengembangkan usaha secara lebih profesional, meningkatkan daya saing, dan mencapai kemandirian usaha.
Ketua Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), Zuraida Murdia Hamdie, menegaskan bahwa pengembangan UMKM perlu didukung secara holistik, mulai dari penyediaan infrastruktur hingga peningkatan kapasitas pelaku usaha lewat pendidikan dan pendampingan. “Dengan pendekatan tersebut, para pelaku UMKM diharapkan mampu menghasilkan produk berkualitas serta dapat mengelola usaha secara lebih baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi berkelanjutan, YABN bersama YMT berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM. Dukungan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat kemampuan para pelaku UMKM di kawasan Masjid At-Thohir, untuk tumbuh, berkembang dan mencapai kemandirian ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Editor: Indah Sulistyorini














