kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45944,39   -5,10   -0.54%
  • EMAS926.000 -0,32%
  • RD.SAHAM 0.35%
  • RD.CAMPURAN 0.29%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.05%
ADV /

Siap Gelar Liga 1 dengan disiplin tegakkan prokes


Rabu, 24 November 2021 / 11:09 WIB
Siap Gelar Liga 1 dengan disiplin tegakkan prokes

KONTAN.CO.ID - Kepolisian Republik Indonesia akhirnya memberi izin penyelenggaraan kompetisi sepakbola di Tanah Air setelah berulangkali terpaksa ditunda karena situasi pandemi virus corona atau Covid-19. Inilah yang ditunggu-tunggu oleh semua stakeholder, mulai dari pelatih, pemain, klub, supporter, PSSI dan lainnya, setelah hampir dua tahun lamanya berharap akan berlangsungnya kompetisi Liga 1.

Sebab, bergulirnya Liga 1 ini akan dapat menggairahkan kembali dunia persepakbolaan nasional. Kompetisi Liga 1 ini memiliki arti penting karena menjadi embrio bagi kebangkitan dan keberlangsungan prestasi sepakbola nasional. “Jika kompetisi terus menerus ditunda, maka akan berdampak pada prestasi Tim Nasional juga,” ujar Ajie Ridwan, Komite Yudisial PSSI yang juga mantan pemain nasional PSSI Garuda.

Senada, PSSI DKI Jakarta pun menyambut baik dengan diberikannya izin penyelenggaraan Liga 1 ini. Namun, lantaran masih berada pada situasi pandemi, mulai penyelenggaraan, panitia, klub, pemain dan suporter harus selalu mematuhi peraturan dan kesepakatan yang telah ditetapkan. “Yang terpenting, selalu menjaga protokol kesehatan agar kasus penularan Covid-19 selama kompetisi berlangsung dapat dicegah,” tegas Benny Erwin, Exco Asprov PSSI DKI Jakarta pada Focus Group Discussion (FGD) Kesiapan Bergulirnya Liga 1 di Tengah Pandemi yang digelar Kontan dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) beberapa saat lalu.

Terkait dengan persiapan tiga laga uji coba Liga 1, terutama dalam pelaksanaan protokol kesehatan, Ajie bilang, panitia sudah melakukan berbagai persiapan. Sebagai contoh, panitia telah melakukan sterilisasi di sekitar venue pertandingan atau seputar kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Lalu, ada pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengunjung yang keluar masuk, serta ada pemeriksaan sertifikat vaksin bagi orang-orang yang inign memasuki kompleks GBK. Selain itu, panitia juga mengantisipasi suporter yang akan menggelar nonton bareng (nobar), melalui koordinasi dengan aparat keamanan. “Berdasarkan peraturan, kegiatan nonton bareng Liga 1 juga dilarang karena berpotensi mengundang kerumunan suporter,” cetus Ajie.

Tentu saja, vaksinasi akan menjadi persyaratan mutlak bagi pemain dan official team. “Sebelum hari H pertandingan, semua anggota tim harus menyerahkan sertifikat vaksin. Selain itu, Swap Test dan PCR dilakukan sebelum dan sesudah pertandingan kepada seluruh pemain dan official team,” jelas Ajie.

Supaya pelaksaan Liga 1 ini berjaan lancar dan tanpa kendala, panitia pun terus mengkomunikasikan berbagai persyaratan dan peraturan ini juga untuk suporter. Mereka akan melakukan sosialisasi soal aturan-aturan ini melalui pendekatan kepada komunitas suporter.

“Aparat dan panitia juga harus tetap mewaspadai kelompok suporter yang belum memahami peraturan yang ada agar tertib selama kompetisi berlangsung,” ujar Benny.

 Untuk mengetahui lebih banyak diskusi Kesiapan Bergulirnya Liga 1 ini, Anda dapat menyaksikan FGD ini secara utuh di kanal Kontan TV.

Selanjutnya: Awas! Ini 3 makanan yang bisa meningkatkan kadar gula darah


Reporter: Tim KONTAN
Editor: indah sulistyorini
Tag

TERBARU

×