KONTAN.CO.ID - Jakarta - 30 Januari 2026, PT Asuransi Jiwa Sequis Life (“Sequis Life”) resmi mengumumkan telah selesai menerima pengalihan portofolio kepesertaan atau polis dari PT Asuransi Jiwa Sequis Financial (“Sequis Financial”). Penyelesaian seluruh tahapan rencana aksi dilaksanakan oleh Sequis Life dan Sequis Financial secara terstruktur sejak tahun 2024 dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keputusan persetujuan diterapkan dalam KEP-122/D.05/2025 dan diumumkan resmi pada 28 Januari 2026 melalui laman resmi OJK.
Presiden Direktur PT Asuransi Jiwa Sequis Life, Ted Margono, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi bisnis yang terukur dan proaktif untuk mengoptimalkan pengelolaan portofolio perusahaan, meningkatkan fokus operasional, serta mendukung pencapaian target bisnis Sequis Life ke depan, dengan tetap menjaga tingkat kesehatan dan solvabilitas perusahaan.
Lebih lanjut, Ted menambahkan bahwa manajemen telah secara konsisten menyampaikan inisiatif strategis korporasi yang telah direncanakan sejak tahun 2024 kepada para pemangku kepentingan mengenai esensi dari proses ini.
“Manajemen telah menyampaikan kepada para pemangku kepentingan melalui pemberitahuan di media massa dan telah diinformasikan kepada nasabah dan tenaga pemasar melalui kanal komunikasi resmi perusahaan bahwa pencabutan izin usaha Sequis Financial merupakan prosedur administrasi final untuk mengalihkan seluruh portofolio kepesertaan kepada pemegang sahamnya yaitu Sequis Life, sesuai dengan tata kelola dan kelembagaan industri asuransi sebagaimana tertuang dalam POJK No. 23 Tahun 2023.
Dengan selesainya proses pengalihan portofolio tersebut, Sequis Life menegaskan bahwa seluruh hak dan kewajiban Pemegang Polis, baik Pemegang Polis Sequis Life maupun Sequis Financial, akan tetap berlaku sepenuhnya, dijamin keberlanjutannya, dan dilindungi sesuai ketentuan yang berlaku serta tidak mengalami perubahan apa pun.
“Sebagai perusahaan asuransi jiwa yang berizin dan diawasi oleh OJK, Sequis Life tetap beroperasi secara normal dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah demi mendukung nasabah mencapai hari esok yang lebih baik,” tegas Ted.
Setelah proses pengalihan portofolio ini, kanal pemasaran Agency dan Alternative Distribution Channel (ADC) yang berfokus pada kemitraan Bancassurance dan Employee Business Benefit (EBB) berada di bawah Sequis Life.
Sequis Life telah hadir di Indonesia selama lebih dari 41 tahun sejak tahun 1984 dengan nama Universal Life Indonesia (ULINDO). Secara resmi menggunakan nama Sequis Life sejak tahun 2003. Kemudian tahun 2005, mengakuisisi Metlife Sejahtera yang selanjutnya berganti nama menjadi Sequis Financial sebagai anak perusahaan Sequis Life. Pada tahun 2014, Sequis life menjalin kemitraan strategis dengan Nippon Life Insurance (Jepang). Mulai tahun 2025, seluruh portofolio kepesertaan Sequis Financial dialihkan sepenuhnya ke Sequis Life dengan persetujuan OJK.
Selanjutnya: BSN Bidik Pembiayaan Emas Syariah Tembus Rp 1 Triliun pada 2026
Menarik Dibaca: Dapur Terasa Lebih Nyaman: Simak Tren Kabinet 2026 yang Prioritaskan Ketenangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Editor: Indah Sulistyorini













