kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%
ADV / ADV

Ragam Investasi yang Bisa Dicoba di Tahun 2020, Berikut Pilihannya


Senin, 13 Januari 2020 / 12:28 WIB
Ragam Investasi yang Bisa Dicoba di Tahun 2020, Berikut Pilihannya
ILUSTRASI. Akseleran - Kontan Adv Online

KONTAN.CO.ID - Dunia finansial terus mengalami perkembangan yang lebih positif, di mana semakin banyak orang yang menjadi lebih tertarik untuk mengetahui dunia finansial secara lebih dalam. Terutama yang berkaitan dengan investasi. Tentunya banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan dana, namun, semakin banyak juga pilihan instrumen investasi yang ada sekarang.

Dengan banyaknya pilihan instrumen investasi yang ada, membuat orang kebingungan untuk memilih instrumen mana yang cocok dan sesuai dengan preferensinya. Seiring perkembangan zaman, wujud dan macam investasi menjadi semakin beragam. Dari banyaknya macam investasi yang ada, masing-masing memiliki keunggulan dan risikonya sendiri.

Karena itu, kita akan membantu mempermudah kamu memilih investasi yang cocok dan sesuai dengan preferensimu dengan membahas jenis-jenis investasi yang ada di Indonesia.

 

Pilihan investasi yang di Indonesia

 

Deposito

Jika dibandingkan dengan menabung biasa, deposito memiliki return yang lebih tinggi dan memiliki persentase bunga yang lebih baik. Untuk berinvestasi dengan deposito, dana awalnya terbilang cukup tinggi, besaran nominalnya di kisaran angka Rp 5.000.000 - Rp 10.000.000. Sementara untuk prosedur pembukaan deposito tidak jauh berbeda seperti membuka tabungan di bank. Maka dari itu, deposito merupakan salah satu instrumen investasi yang paling populer di Indonesia.

Keuntungan dari deposito ada pada keamanannya. Dana yang disimpan dalam bentuk deposito dijamin oleh LPS maksimal sebesar Rp. 2 Miliar per nasabah per bank. Dengan adanya jaminan ini, maka pengembang dana di deposito tidak perlu terlalu khawatir akan keamanan dananya.

Tetapi perlu diperhatikan, deposito memiliki jangka waktu tenor yang sudah ditentukan dan disepakati sejak awal pembukaannya, artinya pada deposito kita tidak bisa asal melakukan penarikan dana seperti halnya ATM.

 

Emas

Investasi emas bisa digolongkan sebagai suatu investasi jangka panjang. Sebagai salah satu logam mulia yang banyak digemari khususnya wanita, emas bisa menjadi investasi yang cukup menjanjikan mengingat nilainya relatif naik setiap tahun. Emas juga tergolong investasi yang aman, stabil dan tidak terpengaruh pada inflasi.

Namun investasi ini memiliki risiko kehilangan yang lebih tinggi dibandingkan lainnya, karena selain digunakan sebagai suatu investasi, emas biasanya juga digunakan sebagai aksesoris. Selain itu ada risiko lain seperti emas palsu.

 

Tanah & Bangunan

Sama seperti emas, investasi pada tanah dan bangunan juga memiliki nilai yang meningkat di setiap tahunnya. Memiliki investasi di bidang ini umumnya cukup menjanjikan. Hanya saja modal atau dana yang dibutuhkan pada investasi properti tidak sedikit, baik itu tanah maupun bangunan harganya sekarang sudah melambung cukup tinggi. Tetapi jika kamu memiliki niat untuk memiliki investasi di bidang ini kamu bisa memanfaatkan cicilan atau KPR untuk memiliki tanah atau bangunan.

Kamu juga tetap perlu memperhatikan beberapa hal seperti jenis sertifikat yang didapatkan, kondisi tanah maupun bangunannya, sesuai dengan apa yang ada dalam sertifikat atau tidak. Hal-hal tersebut dapat mempengaruhi nilai aset properti atau tanah yang dimiliki.

 

Reksadana

Reksadana adalah sebuah wadah pengelolaan modal dari para sekumpulan investor yang ingin berinvestasi. Dana tersebut akan dikelola oleh Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan ke dalam portofolio investasi, seperti saham, obligasi, pasar uang dan lainnya.

Reksadana dapat dibeli di lembaga pengelola dan penerbit produk reksadana. Saat ini juga sudah banyak bank yang memiliki izin sebagai agen penjual reksadana. Sehingga kamu yang ingin melakukan investasi reksadana bisa menggunakan bank agar proses transaksinya lebih aman.

Hal yang perlu diperhatikan di reksadana adalah expense ratio atau beban operasi. Biaya tersebut meliputi fee untuk penasehat investasi, biaya administrasi, fee distribusi, dan pengeluaran operasi lainnya. Contoh, misalkan reksadana A memiliki imbal hasil 15% per tahun, dengan expense ratio 2.5%, maka imbal hasil sesungguhnya yang bisa didapatkan kurang lebih 12.5% per tahun.

 

Peer-to-Peer (P2P) Lending

Salah satu instrumen pengembangan dana lainnya adalah Peer-to-Peer (P2P) Lending. P2P Lending merupakan suatu layanan jasa keuangan yang mempertemukan pemberi pinjaman (lender) dengan penerima pinjaman (borrower) secara online. Pinjaman yang diajukan borrower melalui platform P2P Lending memiliki bunga pinjaman, yang dapat dinikmati lender sebagai imbal hasil (return). Tentunya ada imbal hasil, ada pula risiko. Maka semakin besar imbal hasil, cenderung lebih besar pula risikonya.

Pinjaman yang ada di P2P Lending pun beragam, mulai dari pinjaman produktif untuk UKM (biasa untuk pengembangan bisnis) atau pinjaman konsumtif untuk perorangan (biasanya untuk shopping/traveling).

Untuk meningkatkan transparansi, para calon lender akan dipermudah dengan akses yang diberikan oleh platform untuk melihat segala informasi dan data-data yang terkait dari peminjam. Mulai dari pendapatan mereka, history keuangan mereka, tujuan pinjaman, alasan dan berbagai informasi lainnya.

Setelah membaca sebagian pilihan instrumen investasi di atas, tentunya kamu sudah bisa membayangkan mana instrumen yang cocok denganmu. Langkah selanjutnya adalah mulai berinvestasi! Yuk akselerasi finansial kamu di awal tahun ini, untuk mencapai resolusimu di akhir tahun.

 

Coba kembangkan dana di P2P Lending mulai dari Rp100 ribu

Kalau kamu tertarik mencoba P2P Lending, kamu bisa mencoba platform P2P Lending Akseleran. Akseleran memberikan kesempatan para lender untuk mengembangkan dana dengan imbal hasil hingga 21% per tahun.

Pinjaman di Akseleran ditujukan untuk UKM profitable yang digunakan untuk kegiatan produktif, misal sebagai modal untuk pengerjaan proyek baru. Pinjaman seperti ini tentunya lebih aman dibandingkan pinjaman konsumtif. Lender pun berkesempatan untuk memberikan kontribusi kepada ekonomi nasional. Selain itu, lebih dari 99% nilai portofolio pinjaman di Akseleran memiliki agunan dan proteksi asuransi untuk memitigasi risiko gagal bayar.

Akseleran sudah mendapatkan izin penuh dari OJK sehingga semua proses transaksi pastinya sudah melewati pengawasan penuh dari OJK. Di samping itu, Akseleran pun melengkapi setiap dana yang masuk dengan proteksi asuransi untuk memitigasi risiko gagal bayar.

Pendanaan awal yang dapat kamu lakukan di Akseleran juga dapat dimulai hanya dengan Rp100 ribu saja. Bahkan untuk pendaftar baru, kamu dapat menggunakan kode promo KONTAN2020 untuk mendapatkan dana awal sebesar Rp100 ribu, yang dapat kamu kembangkan untuk menikmati imbal hasil hingga 21% per tahun.

Akseleran - Kontan Adv Online

Untuk kamu yang tertarik mengenai pendanaan langsung bisa juga menghubungi (021) 5091-6006 atau bisa via email cs@akseleran.co.id. Kamu juga bisa unduh aplikasi Akseleran dari Google Play atau Apple App Store untuk mengembangkan dana dengan lebih mudah.


Sumber : Commercial Content
Editor: Ridwal Prima Gozal
Tag

TERBARU

×