kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.014   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.233   -3,59   -0,06%
  • KOMPAS100 819   2,39   0,29%
  • LQ45 623   1,76   0,28%
  • ISSI 216   0,94   0,44%
  • IDX30 350   -0,22   -0,06%
  • IDXHIDIV20 429   -0,69   -0,16%
  • IDX80 94   0,36   0,38%
  • IDXV30 119   1,08   0,92%
  • IDXQ30 112   -0,10   -0,09%
ADV / ADV

Prima Executive Gathering 2026 Dorong Industri Pembayaran Makin Tangguh


Senin, 03 Agustus 2026 / 10:47 WIB
Prima Executive Gathering 2026 Dorong Industri Pembayaran Makin Tangguh
ILUSTRASI. Prima Executive Gathering (Agus Pande Setiawan/ADV)

KONTAN.CO.ID - Jakarta, 3 Agustus 2026 – Di tengah pesatnya transformasi ekonomi digital, industri sistem pembayaran dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari  peningkatan ancaman siber, percepatan adopsi kecerdasan artifisial Artificial Intelligence (AI), hingga kebutuhan memperluas interoperabilitas pembayaran lintas negara. Kondisi tersebut menuntut kolaborasi yang semakin erat antara regulator, pelaku industri, dan penyedia infrastruktur guna memastikan sistem pembayaran nasional tetap aman, andal, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai salah satu pilar infrastruktur Sistem Pembayaran Nasional dan pengelola layanan switching Jaringan PRIMA, PT Rintis Sejahtera kembali menyelenggarakan Prima Executive Gathering 2026 pada 6 Agustus 2026 di The Mulia, Nusa Dua, Bali. Forum tahunan ini menghadirkan ruang dialog strategis bagi regulator, industry perbankan, asosiasi, pelaku teknologi, serta mitra internasional untuk bertukar perspektif, berbagi praktik terbaik global, serta memperkuat sinergi dalam menghadapi dinamika industri pembayaran yang terus berkembang.

Mengusung tema "Beyond Tomorrow: Securing Progress – Accelerating in Unity," Prima Executive Gathering 2026 menegaskan pentingnya menjaga berbagai pencapaian yang telah diraih industri sistem pembayaran nasional sekaligus mempercepat transformasi melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Tema tersebut juga mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat resiliensi industri melalui implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030, yang menempatkan inovasi, keamanan,  interoperabilitas, serta tata kelola sebagai fondasi utama pengembangan ekosistem pembayaran nasional.

Presiden Direktur PT Rintis Sejahtera, Abraham J. Adriaansz, mengatakan bahwa semakin tingginya aktivitas ekonomi digital membawa konsekuensi meningkatnya tuntutan terhadap keamanan, keandalan, dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran.

"Pertumbuhan industri sistem pembayaran Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Di balik pertumbuhan tersebut terdapat tanggung jawab yang semakin besar untuk memastikan seluruh ekosistem tetap aman, andal, dan dipercaya masyarakat. Ketahanan sistem pembayaran saat ini tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pelaku industri membangun kolaborasi, menyelaraskan standar, serta memperkuat tata kelola secara berkelanjutan. Melalui Prima Executive Gathering 2026, kami berharap tercipta ruang dialog yang mampu menghasilkan gagasan dan langkah konkret untuk memperkuat daya saing industri sistem pembayaran Indonesia di masa depan," ujar Abraham.

Sejalan dengan tema tersebut, Prima Executive Gathering 2026 akan membahas berbagai isu strategis yang menjadi perhatian industri, antara lain penguatan ketahanan siber, peningkatan investasi teknologi, kepatuhan terhadap regulasi, keberlanjutan model bisnis industri pembayaran, serta penguatan tata kelola ekosistem pembayaran di tengah percepatan transformasi digital.

Forum ini juga akan mengangkat berbagai peluang yang muncul dari pemanfaatan teknologi baru, termasuk Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung penguatan keamanan transaksi, pengelolaan risiko, dan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah. Selain itu, pembahasan mengenai interoperabilitas pembayaran lintas negara (Cross-Border Interoperability) akan menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung konektivitas sistem pembayaran Indonesia dengan kawasan regional.

Sebagai forum strategis, Prima Executive Gathering 2026 akan menghadirkan Opening Keynote Speech dari Bank Indonesia, dilanjutkan dengan sesi International Best Practices yang menghadirkan perspektif global mengenai transformasi sistem pembayaran. Forum ini juga akan mempertemukan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) serta pelaku industri perbankan dalam diskusi panel mengenai berbagai tantangan dan peluang pengembangan industri pembayaran nasional.

Diskusi panel akan mengulas pentingnya memperkuat ekosistem sistem pembayaran Indonesia melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen bersama. Para panelis akan berbagi pengalaman serta berbagi perspektif mengenai AI, transformasi digital, kepercayaan nasabah, hingga ketahanan operasional. Diskusi ini menekankan langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan agar industri sistem pembayaran Indonesia dapat terus bertransformasi sekaligus mempertahankan kinerja di tengah meningkatnya ketidakpastian.

Rangkaian acara akan ditutup dengan penyelenggaraan Prima Awards, sebagai bentuk apresiasi kepada mitra Jaringan PRIMA yang dinilai berhasil memberikan kontribusi terhadap pengembangan industri system pembayaran nasional.

Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, menjelaskan bahwa proses penilaian Prima Awards dilakukan secara independen oleh Biro Riset Infobank berdasarkan kinerja perusahaan, sehingga penghargaan tersebut diharapkan mampu menjadi tolok ukur sekaligus motivasi bagi pelaku industri untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan inovasi.

"Melalui Prima Awards 2026, penghargaan ini menjadi bukti nyata atas pencapaian para mitra Jaringan PRIMA, dan mendorong seluruh pelaku industri untuk terus berinovasi, memperkuat resiliensi, serta membangun ekosistem sistem pembayaran nasional yang semakin tangguh, inklusif, dan berkelanjutan," ujar Eko.

Melalui penyelenggaraan Prima Executive Gathering 2026, PT Rintis Sejahtera berharap forum ini dapat memperkuat sinergi antara regulator, industri, asosiasi, dan mitra teknologi dalam membangun system pembayaran nasional yang semakin aman, inovatif, adaptif, serta mampu mendukung pertumbuhan yang lebih besar bagi masa depan ekonomi Indonesia.

Tentang PT Rintis Sejahtera (Jaringan PRIMA)

PT Rintis Sejahtera (Rintis) sebagai pengelola Jaringan PRIMA (ATM/Debit/Pembayaran) berdiri pada tahun 1991 merupakan perusahaan yang dipercaya oleh Bank Indonesia untuk berperan sebagai salah satu lembaga switching penyelenggara Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Rintis terus bertransformasi menjadi penyedia layanan Solusi pembayaran digital dengan standar internasional baik untuk transaksi pembayaran domestik maupun internasional. PT Rintis Sejahtera menghadirkan produk dan layanan ATM PRIMA, PRIMA Debit Domestik, QRIS, Cross Border, Cardless Cash Withdrawal (CCW), Cardless Cash Deposit (CCD), High Value Transfer (HVT), Payment Solution, Top Up uang elektronik & SaaS/IaaS. Melalui layanan ini, Jaringan PRIMA telah bekerja sama dengan lebih dari 100 mitra bank dan lebih dari 250 biller yang mencakup lebih dari 80.000 ATM/CRM, lebih dari 1.2 juta EDC/POS, dan lebih dari 250 juta kartu ATM/Debit.

Jaringan PRIMA juga memberikan solusi multi-tenancy infrastructure sharing untuk terhubung dengan BI-FAST serta membuka keanggotaan untuk BPR. PT Rintis Sejahtera berkomitmen mewujudkan layanan berkualitas bagi mitra dengan implementasi development yang cepat dengan teknologi terstandarisasi, sistem keamanan transaksi, sistem operasional 24 jam, tenaga profesional, dan jangkauan transaksi se-Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Reporter: Adv Team
Editor: Indah Sulistyorini

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×