kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45943,35   -6,14   -0.65%
  • EMAS926.000 -0,32%
  • RD.SAHAM 0.35%
  • RD.CAMPURAN 0.29%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.05%
ADV /

Patuhi persyaratan di setiap destinasi supaya aman dan nyaman berwisata!


Selasa, 23 November 2021 / 10:02 WIB
Patuhi persyaratan di setiap destinasi supaya aman dan nyaman berwisata!

KONTAN.CO.ID - Tempat wisata dan hiburan lokal telah kembali beroperasi beberapa saat lalu. Indonesia juga telah membuka Bali untuk kedatangan pelaku perjalanan internasional. Ini artinya, kita telah siap menyambut kembali bergeraknya roda pariwisata.

Di sisi lain, sektor pariwisata memang terpukul amat dalam oleh pandemi Covid-19 memang sangat memukul sektor pariwisata. Namun, setelah hampir dua tahun masa pandemi, sektor pariwisata telah mampu beradaptasi dan berbenah. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar sektor pariwisata dapat pulih kembali.

Memang beberapa bulan terakhir kasus Covid-19 di Indonesia landai. Tapi, kita tetap harus waspada lantaran gelombang ketiga dan keempat Covid-19 sedang melanda belahan bumi lainnya akibat adanya varian baru Delta Plus yang lebih ganas dan cepat menular. Lalu, apa yang harus diperhatikan agar bisa tetap aman berwisata di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini?

Yang paling penting, patuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh pengelola wisata. Ancol misalnya, menetapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengunjung. Seperti harus melakukan pembelian tiket secara online melalui www.ancol.com, wajib menunjukkan bukti telah memperoleh vaksinasi, baik melalui aplikasi PeduliLindungi lalu wajib mematuhi protokol kesehatan 5M selama berkegiatan di kawasan Ancol.

Wedha Stratesti Yudha, seorang traveler yang pernah berkunjung ke Ancol pun melihat pihak pengelola sangat menjaga protokol kesehatan dengan sangat ketat. Ia pun membeli tiket secara online. “Protokol menjaga jarak sangat ketat, selain itu jumlah pengunjung juga dibatasi sehingga kerumunan orang dapat dihindari,” jelasnya Focus Group Discussion (FGD) bertajuk ‘Apakah Berwisata Sudah Aman?’ yang digelar Kontan dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) beberapa saat lalu.

Kendati pengelola sudah menetapkan beberapa persyaratan, Rika Lestari, VP Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol, masih menemui berbagai kendala. Rika bilang, yang paling sulit diatasi adalah rendahnya kesadaran pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan. “Padahal, pengelola sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menghimbau dan mengingatkan para penjung untuk selalu menjaga protokol kesehatan,” jelas dia.

Selain itu, supaya pengunjung benar-benar merasakan keamanan dalam berwisata, Ancol juga telah melakukan vaksinasi terhadap seluruh karyawan dan mitranya. “Sudah 100%. Bahkan, Agustus lalu, kami juga membuka sentra vaksin khusus untuk anak berusia di atas 12 tahun,” kata Rika.

Wedha pun berpendapat, program vaksinasi untuk pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang didorong oleh pemerintah harus mendapat dukungan. Alasannya, dengan ikut serta dalam program vaksinasi maka akan membantu sektor pariwisata untuk pulih kembali. “Meskipun kondisinya tak akan sama seperti sebelum pandemic Covid-19 terjadi, namun paling tidak pembatasan-pembatasan dalam kegiatan pariwisata dapat dikurangi,” papar Wedha.

Selain itu, program vaksinasi penting agar wisatawan asing merasa lebih nyaman dan aman datang ke Indonesia. Begitu pula dengan warga negara Indonesia juga akan lebih mudah melakukan perjalanan ke luar negeri karena telah menerima vaksin Covid-19.

Selanjutnya: Bakal dirilis 24 November, simak bocoran spesifikasi dan harga HP Realme 8i Indonesia


Reporter: Tim KONTAN
Editor: indah sulistyorini
Tag

TERBARU

×