kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.889   7,00   0,04%
  • IDX 9.068   35,84   0,40%
  • KOMPAS100 1.255   6,76   0,54%
  • LQ45 890   7,43   0,84%
  • ISSI 331   0,50   0,15%
  • IDX30 453   3,72   0,83%
  • IDXHIDIV20 534   4,83   0,91%
  • IDX80 140   0,73   0,52%
  • IDXV30 148   0,68   0,47%
  • IDXQ30 145   1,52   1,06%
ADV /

Mirae Asset Soroti Reksa Dana Saham sebagai Alternatif Investasi di 2026


Kamis, 15 Januari 2026 / 09:00 WIB
Mirae Asset Soroti Reksa Dana Saham sebagai Alternatif Investasi di 2026
ILUSTRASI. Mirae Asset Sekuritas - kontan advertorial online (MIRAE ASSET SEKURITAS/ADV)

KONTAN.CO.ID - Jakarta, Januari 2026. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar saham Indonesia masih berada dalam tren yang konstruktif pada 2026. Meski dinamika makro ekonomi dan volatilitas global masih membayangi, peluang investasi di instrumen berbasis saham dinilai tetap terbuka, khususnya bagi investor dengan orientasi jangka menengah hingga panjang.

Rully Arya Wisnubroto Chief Economist & Head of Research PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyampaikan bahwa reksa dana saham dapat menjadi alternatif bagi investor yang ingin memanfaatkan peluang pasar saham dengan cara yang lebih praktis dan terdiversifikasi.

“Melalui reksa dana saham, investor tetap dapat berpartisipasi dalam potensi pertumbuhan pasar dan sektor-sektor unggulan dengan pengelolaan profesional, sehingga lebih adaptif terhadap kondisi pasar yang dinamis,” ujar Rully.

Dari sisi pasar, Novani Karina Saputri, Research Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menilai sektor komoditas, khususnya emas, menjadi salah satu pendorong utama penguatan pasar saham di awal 2026.

“Di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, emas kembali diminati sebagai aset lindung nilai, sehingga saham-saham berbasis komoditas, termasuk energi dan pertambangan, menjadi kontributor penting bagi penguatan IHSG,” jelas Novani.

Meski reli pasar berlangsung cukup cepat, Novani menilai potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diantisipasi. Namun, koreksi tersebut cenderung bersifat teknikal dan dapat dimaknai sebagai peluang akumulasi, bukan perubahan arah tren. Kondisi ini membuat strategi investasi yang terukur dan berorientasi jangka menengah hingga panjang tetap relevan.

Dalam memilih reksa dana saham, kualitas manajer investasi dan konsistensi strategi menjadi faktor utama. Investor dapat mencermati fund fact sheet untuk melihat kinerja historis dan alokasi sektor, sementara portofolio yang terdiversifikasi dan fleksibel dalam menangkap tema unggulan, seperti komoditas, dinilai lebih adaptif menghadapi dinamika pasar.

Novani menambahkan, beberapa reksa dana saham dengan kinerja menonjol dapat menjadi referensi investor, di antaranya HPAM Ultima Ekuitas 1 dengan imbal hasil sekitar 41,6% per 9 Januari 2026 dan AUM di atas Rp530 miliar hingga akhir 2025, serta Sucorinvest Maxi Fund yang mencatatkan kenaikan sekitar 71,3%, mencerminkan strategi pengelolaan yang aktif dan responsif terhadap momentum pasar.

Sementara itu, Francisca Gerungan Head of Fund Services PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyampaikan bahwa platform reksa dana NAVI dari Mirae Asset hadir untuk memudahkan investor mengakses berbagai pilihan reksa dana dari semua kelas aset.

“Melalui NAVI, dimana RDN investor terintegrasi, investor dapat melakukan transaksi investasi reksa dana dengan sangat mudah dan fleksibel, dengan pilihan produk yang dikelola oleh berbagai manajer investasi ternama di Indonesia” ujar Francisca.

Platform NAVI dapat diakses melalui situs web maupun aplikasi mobile di http://masi.id/download-navi sebagai bagian dari perencanaan investasi jangka menengah hingga panjang.

Selanjutnya: Laba 50% Menanti: Ini Jalur Laut Baru yang Membuat Greenland Diperebutkan

Menarik Dibaca: IHSG Berpotensi Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Kamis (15/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Reporter: Adv Team
Editor: Indah Sulistyorini
Tag

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

×