kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.933   47,00   0,26%
  • IDX 6.031   -115,44   -1,88%
  • KOMPAS100 775   -16,68   -2,11%
  • LQ45 594   -12,08   -1,99%
  • ISSI 211   -3,62   -1,69%
  • IDX30 330   -5,56   -1,66%
  • IDXHIDIV20 422   -7,90   -1,84%
  • IDX80 89   -1,90   -2,10%
  • IDXV30 116   -1,38   -1,18%
  • IDXQ30 108   -1,77   -1,61%
ADV /

Mirae Asset Sekuritas Perkuat Keamanan Digital dan Perlindungan Nasabah


Kamis, 08 Oktober 2026 / 16:00 WIB
Mirae Asset Sekuritas Perkuat Keamanan Digital dan Perlindungan Nasabah
ILUSTRASI. Mirae Asset - kontan adv online (MIRAE ASSET/ADV)

KONTAN.CO.ID - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkuat keamanan digital melalui program yang mencakup pengembangan kompetensi karyawan, penyempurnaan mekanisme pengamanan, dan peningkatan teknologi. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung layanan investasi yang andal serta memperkuat perlindungan terhadap informasi yang dikelolanya.

Melalui pilar 3P People, Process, dan Platform Mirae Asset menghubungkan kesiapan sumber daya manusia dengan proses kerja dan kemampuan teknologi. Penguatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pencegahan, deteksi, dan penanganan ancaman terhadap lingkungan digital perusahaan.

“Bagi kami, penguatan keamanan harus menjawab kebutuhan yang nyata: menjaga keandalan layanan dan melindungi informasi yang dipercayakan kepada perusahaan. Karena itu, kami mengembangkan kemampuan karyawan, memperkuat mekanisme pengamanan, dan meningkatkan teknologi sebagai satu program yang saling mendukung,” ujar Rusdi Budiman, Head of IT Security & GRC PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaannya, Mirae Asset menginvestasikan hampir Rp10 miliar sepanjang 2026. Investasi ini mencakup sejumlah inisiatif yang dijalankan secara bertahap, mulai dari perlindungan jaringan dan aplikasi hingga pengelolaan perangkat, pemantauan keamanan, serta edukasi karyawan.

Membekali karyawan untuk mengenali ancaman

Pada pilar People, Mirae Asset menyiapkan program edukasi keamanan yang disesuaikan dengan peran karyawan. Program tersebut mencakup pelatihan untuk mengenali phishing, yaitu upaya penipuan melalui pesan atau situs yang menyerupai pihak tepercaya, serta simulasi untuk melatih kewaspadaan dalam pekerjaan sehari-hari.

Pelatihan dirancang agar karyawan lebih siap mengenali aktivitas mencurigakan dan memahami langkah pelaporan yang tepat. Evaluasi serta pelatihan lanjutan menjadi bagian dari program untuk membantu perusahaan mengukur dan meningkatkan pemahaman keamanan secara berkala.

“Kami ingin karyawan tahu apa yang perlu diperhatikan dan apa yang harus dilakukan ketika menemukan sesuatu yang mencurigakan. Melalui simulasi dan evaluasi, kami dapat melihat bagian yang perlu diperkuat, lalu memberikan pelatihan lanjutan yang sesuai,” kata Rusdi.

Dengan pendekatan ini, edukasi keamanan diarahkan menjadi kebiasaan kerja yang mendukung perlindungan informasi dan operasional perusahaan.

Memperkuat pengawasan dan mekanisme penanganan

Pada pilar Process, penguatan berfokus pada pengelolaan keamanan yang lebih terkoordinasi. Langkahnya mencakup pengaturan akses internal, pengelolaan pembaruan keamanan perangkat, serta pengembangan pemantauan dan respons terhadap ancaman secara terpusat.

Melalui pengembangan pusat operasi keamanan atau Security Operations Center (SOC), Mirae Asset berupaya meningkatkan kemampuan untuk memantau aktivitas keamanan, menganalisis peringatan, dan mengoordinasikan tindak lanjut.

Pengelolaan perangkat secara terpusat juga ditujukan untuk membantu penerapan kebijakan keamanan yang lebih konsisten. Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap kondisi perangkat dan sistem, perusahaan dapat mengidentifikasi kebutuhan perbaikan dan menentukan prioritas penanganannya.

“Arah pengembangannya adalah agar tim dapat mengenali indikasi ancaman lebih dini, menilai prioritasnya, dan mengoordinasikan penanganan dengan lebih cepat. Pemantauan yang terpusat perlu didukung mekanisme tindak lanjut yang jelas agar setiap temuan dapat ditangani secara tepat,” jelas Rusdi.

Menambah lapisan perlindungan teknologi

Pada pilar Platform, Mirae Asset memperkuat perlindungan pada jaringan, aplikasi, perangkat kerja, dan server. Program ini mencakup perlindungan terhadap serangan yang bertujuan mengganggu ketersediaan layanan, peningkatan pengamanan aplikasi, serta penguatan kemampuan mendeteksi ancaman pada perangkat.

Pengamanan akses internal turut diperkuat melalui autentikasi berlapis dan pemisahan jaringan. Langkah tersebut ditujukan untuk memperketat akses ke sumber daya perusahaan serta membatasi potensi penyebaran gangguan di lingkungan internal.

Bagi nasabah, rangkaian peningkatan ini mendukung tujuan yang sama: layanan yang lebih tangguh menghadapi ancaman digital dan perlindungan yang lebih kuat terhadap informasi yang dipercayakan kepada perusahaan.

Melalui penguatan manusia, proses, dan teknologi, Mirae Asset menempatkan keamanan sebagai bagian dari pengembangan kualitas layanan. Pelaksanaan program secara bertahap menjadi landasan untuk terus meningkatkan kesiapan perusahaan dalam menghadapi perubahan ancaman dan kebutuhan layanan investasi digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Reporter: Adv Team
Editor: Indah Sulistyorini
Tag

TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×