kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%
ADV / ADV

Kompas dan Google Gelar UKW Semarang, 41 Wartawan Dinyatakan Kompeten


Kamis, 27 Agustus 2026 / 15:21 WIB
Kompas dan Google Gelar UKW Semarang, 41 Wartawan Dinyatakan Kompeten
ILUSTRASI. Kontan - UKW Adv Online (Dok. UKW/UKW)

KONTAN.CO.ID - SEMARANG Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Kompas bersama Kompas Gramedia (KG) Media dan Google resmi menutup rangkaian kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang berlangsung di Hotel Amaris, Semarang, Jawa Tengah, Jumat dan Sabtu (21-22/8/2026). Sebanyak 41 orang dari 43 wartawan yang hadir dinyatakan kompeten sebagai wartawan jenjang Muda dan Madya. 

"Peserta yang belum kompeten sebanyak dua orang," kata Ketua Dewan Kompetensi Kompas Gramedia (KG) Tri Agung Kristanto saat menutup acara UKW, Sabtu.  

Ia menyampaikan, UKW di Semarang ini merupakan rangkaian dari sejumlah UKW kolaborasi LUWK Kompas dan Google yang rencananya akan digelar di 16 kota di seluruh Indonesia hingga tahun 2027 nanti. Sebelumnya, UKW yang sama diselenggarakan di Bekasi, beberapa pekan lalu. Kerja sama KG Media dan Google dilakukan demi komitmen bersama mendorong jurnalisme berkualitas di Indonesia. 

Secara khusus, UKW yang digelar telah mengadopsi praktik penggunaan Artificial Intelligence  (AI) secara proporsional, profesional, dan beretika dalam kerja-kerja jurnalistik sebagai mata uji.  

Menurut Tri Agung, di era AI ini wartawan dituntut untuk memahami bagaimana menggunakan AI dengan benar demi mendukung jurnalisme yang berkualitas. AI adalah kolaborator bagi wartawan.  

Lebih jauh ia mengatakan, di era AI ada praktik jurnalisme yang tidak bisa digantikan, yaitu investigasi jurnalistik, data dari lapangan, dan berita-berita hyperlocal. "Dengan segala kepintarannya, AI tetap tidak bisa menggantikan kerja-kerja wartawan yang turun ke lapangan," kata dia. 

Oleh karena itu, Tri Agung percaya, media dan jurnalisme masih amat dibutuhkan oleh masyarakat karena tidak semua informasi bisa disedikan oleh AI. Bahkan, AI membutuhkan konten-konten profesional yang dibuat oleh wartawan. 

"Saya percaya wartawan tetap dibutuhkan oleh publik karena wartawan dan media adalah tempat bagi publik untuk mengonfirmasi apa pun," terang Tri Agung. 

Sebelumnya, saat memberi sambutan pada pembukaan UKW, Google News Partner Manager Yos Kusuma mengatakan, Google dan media memiliki misi yang sama yaitu bagaimana audiens bisa mendapatkan informasi yang berkualitas. Informasi seperti itu dibutuhkan oleh semua pengguna di seluruh dunia.  

"Oleh karena itu, Google sangat mendukung kerja-kerja jurnalisme yang berkualitas,” tambah Yos.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Reporter: Adv Team
Editor: Ridwal Prima Gozal
Tag

TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×