kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.884   26,00   0,15%
  • IDX 6.085   -31,58   -0,52%
  • KOMPAS100 795   0,64   0,08%
  • LQ45 599   -0,36   -0,06%
  • ISSI 212   -1,06   -0,50%
  • IDX30 338   -0,59   -0,17%
  • IDXHIDIV20 413   -2,15   -0,52%
  • IDX80 90   -0,05   -0,05%
  • IDXV30 111   -0,56   -0,50%
  • IDXQ30 108   -0,11   -0,10%
ADV / ADV

Jakarta Jadi Sorotan Dunia Jelang Pembukaan GSDC 2026


Selasa, 23 Juni 2026 / 10:01 WIB
Jakarta Jadi Sorotan Dunia Jelang Pembukaan GSDC 2026
Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026

KONTAN.CO.ID - Di tengah tahun-tahun krusial menjelang tenggat Agenda 2030 Perserikatan BangsaBangsa, ketika masyarakat internasional menghadapi situasi geopolitik global yang penuh tantangan, semua mata kini tertuju pada Jakarta. Kota metropolitan Indonesia ini tengah melakukan persiapan akhir untuk menyambut Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026, sebuah forum penting yang akan dibuka dalam hitungan hari. Kongres berskala besar ini akan berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE BSD) pada 2225 Juni 2026.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Times Higher Education (THE) sebagai tuan rumah pendiri, dengan dukungan yang kuat dari sejumlah tuan rumah bersama di tingkat nasional dan regional, termasuk Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organisation), dan Sinar Mas Land, pengembang properti berkelanjutan terkemuka di Indonesia. Acara ini menjadi tonggak bersejarah sebagai forum terbesar yang mempertemukan empat sektor utama, yakni pendidikan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat sipil, dalam satu tempat dengan fokus pada upaya menghadapi polikrisis kompleks yang mendorong dunia menuju kerusakan iklim serta mempercepat ketegangan ekonomi dan sosial.

Dengan menyambut lebih dari 5.000 pemimpin pemikiran global, pembuat kebijakan, akademisi, dan eksekutif perusahaan yang mulai tiba di ibu kota, kongres ini menjadi suara yang lantang akan harapan, persatuan, dan optimisme global yang teguh. Forum ini menunjukkan bahwa kerja sama internasional untuk kemajuan umat manusia tetap kokoh di tengah lanskap global yang kerap ditandai gesekan dan fragmentasi.

Visi Berani untuk Pendidikan Tinggi dan Dampak Nyata

GSDC 2026 tak hanya sekadar forum diskusi konvensional. Kongres bulan ini menandai langkah evolusioner yang menggembirakan bagi komunitas akademis internasional, dengan memberikan gambaran awal mengenai jaringan global universitas yang baru berkembang dan berfokus pada kemajuan pembangunan berkelanjutan. Dirancang untuk mendorong kolaborasi internasional jangka panjang, inisiatif ini bertujuan membantu berbagai institusi pelopor berbagi data secara waktu nyata dan menyelaraskan metodologi riset agar dapat memberikan landasan yang lebih kuat bagi kerangka kebijakan iklim dan sosial pada masa mendatang.

Seiring dengan diskusi-diskusi mendasar ini, Kongres ini akan menjadi saksi peluncuran publik perdana dari sistem peringkat global yang khusus memetakan dampak universitas terhadap solusi pembangunan berkelanjutan yang konkret. Kerangka berbasis data ini bergerak jauh melampaui metrik akademik tradisional. Alih-alih hanya mengevaluasi reputasi institusi atau volume riset, standar global ini mengevaluasi perguruan tinggi berdasarkan kontribusi nyata dalam menjawab krisis ekologis dan sosial paling mendesak yang dihadapi umat manusia.

Jakarta: Titik Nol dan Laboratorium Hidup untuk Adaptasi Iklim

Berkumpulnya ribuan delegasi global di Jakarta membawa makna simbolis sekaligus praktis yang sangat besar. Sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di dunia, wilayah Jakarta berada di garis depan perubahan iklim dan tekanan lingkungan yang bergerak cepat. Dihadapkan pada berbagai tantangan keberlanjutan yang kompleks dan mendesak, termasuk penurunan muka tanah yang parah, kenaikan permukaan laut, serta tekanan besar terhadap sumber daya perkotaan, kawasan megapolitan ini tengah bertransformasi menjadi laboratorium hidup bagi terobosan adaptasi.

GSDC 2026 akan langsung menyoroti berbagai inovasi luar biasa dalam perencanaan kota, model infrastruktur, dan teknologi iklim yang lahir dari kolaborasi lintas sektor yang intens di kawasan ini. Jakarta menawarkan bukti nyata kepada komunitas global bahwa hambatan ekologis yang paling berat sekalipun dapat diatasi ketika kecerdikan manusia dan kemauan untuk berkolaborasi diarahkan pada pelaksanaan yang praktis.

Koalisi Kuat untuk Aksi Sistemik Lintas Sektor

Untuk menandai penyelenggaraan tahunannya yang kelima, GSDC 2026 mempertemukan ekosistem yang tak tertandingi untuk bergerak melampaui sekadar ambisi menuju dampak jangka panjang yang terukur dan didukung pendanaan nyata. Tahun ini, acara tersebut menghadirkan Sustainable Trade and Economic Development Summit dan Skills Summit sebagai agenda khusus, bersamaan dengan peluncuran perdana Asia-Pacific Sustainable Business Summit yang sangat dinanti-nantikan. Rangkaian forum terarah ini dirancang untuk menyatukan kebijakan dan pendidikan dengan lembaga-lembaga internasional serta raksasa korporasi guna memastikan dukungan finansial yang layak bagi upaya aktif menjaga keberlanjutan planet dan masyarakat.

Deretan pembicara utama, penggerak kebijakan, dan tokoh pelopor akan membentuk arah dialog penting pada 2026. Di antara tokoh yang memimpin diskusi tersebut adalah Bapak Rachmat Pambudy (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia) dan Bapak Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia). Turut hadir sebagai pembicara adalah Datuk Dr. Habibah Abdul Rahim (Direktur Sekretariat SEAMEO) serta Tan Sri Dr. Jeffrey Cheah KBE AO (Pendiri dan Chairman Sunway Group sekaligus filantropis regional terkemuka). Selain itu, Austrade juga akan hadir langsung untuk memimpin berbagai kegiatan strategis dalam bidang perdagangan bilateral dan pembangunan sepanjang acara.

Sorotan Aliansi Korporasi dan Inovasi Berbasis Pengalaman

Di luar pidato utama tingkat tinggi, Kongres 2026 berfungsi sebagai ekosistem langsung bagi kesepakatan komersial, penerapan teknologi hijau, dan perencanaan kota mutakhir. Ajang tahun ini menghadirkan penandatanganan kerja sama pembangunan hijau yang sangat dinantikan serta nota kesepahaman penting di nota kesepahaman penting di bidang perkotaan dan korporasi, yang menyoroti kerangka urbanisasi berkelanjutan yang menghubungkan C40 Cities, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan para mitra internasional.

Para peserta juga dapat merasakan langsung terobosan terbaru dalam desain yang berpusat pada manusia melalui Interactive One Health & Wellbeing Zone di lokasi acara, yang diselenggarakan oleh Hong Kong Baptist University. Pusat kegiatan khusus ini menghadirkan beragam aktivitas restoratif yang ditujukan untuk membangun ketahanan mental, termasuk mindful karate, terapi pijat khusus, serta jalan refleksi terjadwal #MindfulMoments sebagai bagian dari paviliun kesehatan dan kebugaran di area acara.

Hitung Mundur Menuju Transformasi

Pada akhirnya, GSDC 2026 bukanlah ruang untuk sekadar mengamati, melainkan landasan peluncuran bagi transformasi sistemik yang bersifat segera. Saat Jakarta membuka pintunya bagi dunia, hari-hari mendatang menjadi momentum penting untuk menulis ulang narasi global dan membuktikan bahwa dunia yang setara dan layak huni tetap mungkin diwujudkan secara nyata. Dengan mengubah kecemasan kolektif menjadi cetak biru yang dapat dijalankan, Kongres ini menjadi tempat terbentuknya koalisi kuat untuk memetakan jalan keluar dari polikrisis. Hambatan bagi kelangsungan hidup planet ini bukanlah kemustahilan teknis, melainkan pilihan politik dan kolaboratif, dan kerja keras yang penting untuk membangun masa depan itu dimulai sekarang di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Reporter: Adv Team
Editor: Indah Sulistyorini

TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×