kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,20   -16,32   -1.74%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%
ADV /

Hepro Jadi Solusi Inovatif Atasi ISPA dan TBC


Kamis, 29 Februari 2024 / 10:00 WIB
Hepro Jadi Solusi Inovatif Atasi ISPA dan TBC
Dok. Nabawi Herbal

KONTAN.CO.ID -  Badan Kesehatan Dunia (WHO) memaparkan bahwa polusi udara menjadi salah satu ancaman terbesar dalam dunia kesehatan manusia dan iklim. Saat ini, 2,4 miliar orang terpapar polusi udara pada tingkat yang berbahaya, diikuti dengan 7 juta kematian setiap tahunnya. Risiko kesehatan terkait pernapasan pun mulai mengintai.

Dilansir dari laman kemkes.go.id, di Indonesia sendiri terdapat 10 penyakit dengan kasus terbanyak per 100.000 penduduk. Empat di antaranya merupakan penyakit respirasi atau pernapasan.

Empat penyakit tersebut, yakni penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dengan 145 kasus dan 78.300 kematian, kanker paru dengan 18 kasus dan 28.600 kematian, pneumonia dengan 5.900 kasus dan 52.500 kematian, serta asma dengan 504 kasus dan 27.600 kematian.

Gangguan pernapasan semakin nyata mengintai dalam kurun waktu terakhir, masyarakat Indonesia, khususnya wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dihebohkan dengan peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Penyebabnya adalah kualitas udara di wilayah tersebut yang melampaui standar keamanan yang ditetapkan oleh WHO.

Sebagai informasi, ISPA dapat menyerang segala kalangan dan jenis umur. Bahkan, risiko ISPA akan terus meningkat ketika seseorang berumur 24 tahun. Semakin bertambah usia seseorang, risiko terkena ISPA pun semakin meningkat.

Saat terserang ISPA, seseorang akan kesulitan menghirup udara karena infeksi terjadi pada saluran pernapasan. Kondisi ini pun bisa jadi menghambat aktivitas sehari-hari para penderitanya. 

Di sisi lain, pengobatan ISPA yang efektif dan berkesinambungan juga masih jadi tantangan bagi sebagian orang karena terbatasnya akses kesehatan, biaya perawatan, dan ketidakpastian akan metode pengobatan konvensional. 

Merespons tantangan tersebut, Hepro hadir sebagai solusi yang inovatif. Hepro menggabungkan manfaat propolis trigona dengan bahan alami pilihan lainnya yang berkualitas tinggi sehingga diklaim menghasilkan senyawa yang unggul, seperti kombinasi senyawa antibakteri, antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan.

Selain itu, Hepro juga bersifat imunomodulator yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan infeksi paru-paru penyebab ISPA, TBC, dan gangguan pernapasan lainnya. Hal ini penting mengingat perubahan cuaca yang terjadi belakangan dapat menyebabkan mikroorganisme, seperti bakteri, bermutasi dan menjadi semakin ganas hingga mengakibatkan turunnya imunitas.

Sebagai informasi, Hepro dihasilkan melalui proses formulasi yang tepat dan seimbang sesuai dengan cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB).

Obat herbal tersebut juga merupakan produk nutraceutical yang dihasilkan oleh lebah tanpa sengat (stingless bee) asal Indonesia.

Melalui proses yang ketat, Hepro dijamin bersumber hanya dari bahan alami yang terlindungi. Setiap tetes Hepro mengandung ragam senyawa bioaktif yang bersumber dari ragam vegetasi hutan tropis bebas polusi Indonesia.

Tak hanya itu, Hepro juga dibuat oleh tenaga profesional dengan pengawasan mutu yang terstandar.

Produk tersebut telah teruji klinis dan diakui sejumlah profesor hingga doktor Ahli Gizi Nasional, juga telah meraih sertifikat clinical of analysis (COA). Tak hanya itu, Hepro juga sudah teregistrasi di Badan POM RI dengan nomor POM TR 193636791 dan telah mengantongi sertifikat Halal LP-POM MUI dengan nomor 01121203220318.

Dengan demikian, Hepro diakui sebagai pilihan yang aman untuk dikonsumsi oleh segala kalangan, mulai dari anak-anak berusia 2 tahun hingga lansia.

Perlu diketahui, Hepro bisa dipesan melalui Shopee. Untuk informasi lebih lanjut dan testimoni, silakan kunjungi akun Instagram Hepro di @propolisheproofficial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Reporter: adv PI
Editor: Indah Sulistyorini

TERBARU

×