KONTAN.CO.ID - Dalam rangka ikut membantu perjalanan mudik masyarakat Indonesia agar dapat berjalan dengan aman, nyaman dan lancar, Kementerian Perhubungan RI berkolaborasi dengan Radio Sonora, merilis Peta Resmi Jalur Lebaran 2026 edisi ke 29.
Peta Resmi Jalur Mudik Lebaran 2026 ini berisi informasi penting seputar: pengaturan operasional ruas tol Trans Jawa PT Jasa Marga, rencana pengoperasian jalur tol fungsional, titik-titik SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) dari PT.PLN, informasi pembelian tiket ferry online Ferizy PT. ASDP, Lebaran Rail Experience dari KAl Wisata, tarif tol terbaru, pengoperasian fasilitas Rest Area sepanjang jalur tol Trans Jawa, pengaturan lalu lintas jalan dan pembatasan operasional mobil barang, nomor telpon penting Korlantas Polri, sarana ibadah dan rumah sakit umum.
Peta Resmi Jalur Mudik Lebaran 2026 akan dibagikan secara gratis melalui jaringan Radio Sonora, Direktorat Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan Rl, Kepolisian Rl, beberapa cabang Toko Buku Gramedia diantaranya Gramedia Grand Indonesia, Gramedia Gajahmada, Gramedia Central Park, Gramedia MKG, Gramedia Mal Ciputra, Gramedia Jalma, Gramedia Matraman, Gramedia Lippo Mall Puri dan Gramedia PIM 1, tim Liputan arus mudik Sonora, beberapa Rest Area dan Posko mudik penyebrangan Merak-Bakauheni PT ASDP.
Pembagian Peta juga dilakukan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis pagi (12/03/2026). Hadir sejumlah stakeholder yang turut membagikan peta kepada para pengendara yang melintas di Bundaran HI.
Hadir saat pembagian peta di Bundaran HI, Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Kementerian PU, Hendro Satrio menjelaskan sejumlah persiapan telah dilakukan dan informasinya dimasukkan dalam Peta Resmi Jalur Lebaran 2026.
Hendro mengatakan, Kementerian PU juga melakukan sejumlah strategi untuk mengantisipasi segala kemungkinan di wilayah bencana.
"Kami memastikan seluruh ruas jalan nasional dalam kondisi mantap dan tidak ada lubang. Kedua adalah mengidentifikasi lokasi rawan bencana dan menyiapkan alat-alat DRU, Disaster Relief Unit, pasa ruas-ruas jalan nasional" Jelasnya.
Selain Kementerian PU, turut hadir Kepala Humas PT Jasa Raharja, I Komang Gde Artha N. Komang menjelaskan Jasa Raharja menyiapkan pos di sepanjang Jalur mudik. Selain melakukan pengecekan pada pengemudi, Jasa Raharja juga akan melakukan ramp check kendaraan.
"Preventif nya kami terkait dengan keselamatan, kami melakukan ramp check pada kendaraan umum yang nanti melakukan perjalanan mudik. Kami memastikan kendaraan tersebut layak jalan, begitu juga dengan pengemudinya." Ungkap Komang.
"Kami membuat posyanter sesuai dengan peta mudik ini. Dari perjalanan mudik ini akan menghadapi kemacetan dan perjalanan jauh, dan berpengaruh pada fisik. Sehingga perlu rest area. Nah, di Jasa Raharja menyiapkan Posyanter yang nantinya disediakan dashboard informasi terkait SPBU terdekat, RS terdekat, dan akan menampilkan bagaimana pelayanan Jasa Raharja dan respon kami apabila terjadi kecelakaan" Sambungnya.
Sementara itu, Direktur Radio Sonora, Viliny Lesmana menyambut baik kehadiran Peta Resmi Lebaran 2026, yang semakin memperkuat positioning Radio Sonora sebagai media tepercaya dalam hal informasi lalu lintas.
“Radio Sonora memiliki semangat dan tujuan yang sama dengan Kementerian Perhubungan Rl, dimana kami ingin mengupayakan perjalanan mudik yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi keluarga Indonesia. Untuk itu, Peta Resmi Jalur Lebaran 2026 ini bisa menjadi salah satu panduan dalam melakukan perjalanan mudik yang nyaman dengan menggunakan moda transportasi darat", Jelasnya
Viliny Lesmana menambahkan, keselamatan para pemudik merupakan hal utama yang harus dijaga bersama, baik oleh pemerintah dan seluruh stakeholder yang berkepentingan, media massa dan masyarakat.
Peta Resmi Jalur Lebaran Edisi ke 29 ini dicetak 100.000 eksemplar dan merupakan hasil kolaborasi bersama seluruh stakeholder Angkutan Lebaran 2026, yaitu: Direktorat Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan Rl, Kepolisian Indonesia (POLRl), Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), Korlantas Polri, PT.PLN, PT. Jasa Marga, PT. Jasa Raharja, PT.ASDP dan KAl Wisata. Dengan mengusung tema Angkutan Lebaran tahun ini yaitu “Mudik Nyaman Bersama”, seluruh pemangku kepentingan bekerjasama agar pemudik dapat tiba di kampung halamannya dengan sehat dan selamat.
Seperti diketahui, mudik Lebaran tahun 2026 ini diprediksi melibatkan sekitar 143,9 juta orang dengan mobil pribadi sebagai moda transportasi darat dominan. Sebanyak 3,6 juta kendaraan diperkirakan akan melintasi ruas tol PT Jasa Marga, dengan puncak arus mudik pada 16-18 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang: 25-26 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Editor: Indah Sulistyorini













